KARYA ILMIAH MEMBUKA USAHA WARUNG INTERNET

A. MEMBUKA USAHA WARUNG INTERNET
Membangun usaha warnet memerlukan perencanaan bisnis yang matang. Sejak krisis 1998 hingga 2006, disatu sisi banyak usaha warnet yang berkembang. Namun disisi lain, tak jarang pula usaha warnet yang bangkrut. Kebanyakan warnet bangkrut dikarenakan salah kelola atau Mis-Management.
Rencana bisnis doperlukam bagi warnet untuk mengantisipasi jangka lima tahun kedepan karena ketidak pastian bisnis investasi ataupun resiko mengadopsi teknologi yang cepat berubah. Perhitungan yang cermat terghadap resiko, mencegah pengelola warnet jatuh bangkrut.
Hampir dapat dipastikan, setiap 2 sampai 3 tahun warnet akan merekontruksi struktur jaringan maupun teknologi, agar sesuai dengan keperluan pelanggan, tuntutan kenyamanan serta kemudahan layanan akses. Adapun tahap-tahap perencanaannya adalah sebagai berikut:

1. Pemilihan Lokasi
Lokasi yang umumnya sangat strategis untuk usaha warnet adalah didekat lokasi sekolah, kampus atau dekat dengan pusat keramaian. Sebagian pihak menyebut bahwa berlokasi dekat dengan kegiatan pelajar dan mahasiswa menguntungkan bagi Warnet. Alternatif pengunjung lain adalah kelompok pekerja. Lokasi sangat penting karena bisa dijadikan tolak ukur keberhasilan usaha Warnet ini. Didaerah Rimbo Bujang sangatlah strategis karena didukung dengan Ekonomi masyarakat yang maju dan didukung pula dengan kondisi pendidikan dan keramaian pelajar maupun para pekerja yang dalam kehidupan kesehariannya membutuhkan koneksi internet. Dalam hal persaingan, warnet-warnet disana baik fasilitas maupun hardware komputernya masih sangat kurang mendukung.

2. Jumlah komputer
Investasi komputer dalam jumlah banyak adalah faktor penting berikutnya. Selain tingkat utilisasi pemakaian koneksi Internet lebih tinggi, jumlah komputer yang memadai akan menghindarkan pengunjung dari menunggu terlalu lama atau meninggalkan Warnet. Konsekuensi jumlah komputer ini diikuti oleh investasi yang lebih besar untuk ongkos koneksi Internet.

3. Network / Jaringan
Pemilihan jenis teknologi untuk mendukung layanan akses warnet dipengaruhi beberapa faktor, antara lain ketersediaan infrastruktur telekomunikasi, keperluan akses, serta kualitas layanan. Kelancaran koneksi internet sangat dipengaruhi oleh besarnya jalur koneksi atau bandwith yang disediakan oleh Internet Service Provider (ISP) maupun kepadatan pengguna. Jaringan yang digunakan menggunakan topogfari jaringan type STAR. Untuk jenis networknya menggunakan jenis LAN (Local Area Network). Beberapa perlatan standar yang dibutuhkan antara lain : HUB atau SWITCH HUB, 1 PC untuk dijadikan router , dan cable network (sebaiknya dibeli 1 rol untuk persiapan/penggantian kabel nantinya) , ethernet card atau sering disebut LAN card dan juga connector (RG 45).

4. Biaya listrik dan Biaya Koneksi Perbulan
Biaya listrik per bulan ditentukan oleh kebutuhan listrik dari warnet tersebut. Untuk memperkirakan biaya listrik yang wajar tentu harus di analisa dulu seberapa besar kebutuhan daya listrik. Untuk 10 unit komputer, disarankan adalah minimal 6600 watt. Perkiraan biaya listrik untuk daya sebesar itu biasanya berada di kisaran Rp 600.000 s/d Rp 800.000 per bulan.Sedangkan untuk biaya koneksi pilihannya sangat beragam dan bergantung kepada lebar bandwidth, media koneksi, dan kualitas.

6. Bilik dan Meja Client
Bilik dan meja pengunjung harus ada, hal ini untuk mendukung kenyamanan pelanggan. Semaksimal mungkin bilik kita pilih dengan mempertimbangkan bahan bilik dan pemilihan warna, hal ini agar menciptakan kenyamanan pelanggan hingga akhirnya betah dan berlama-lama menikmati warnet yang kita bangun. Selain itu kita juga harus menghargai privasi pengunjung, namun kita harus tetap menghindari bilik yang 70% tertutup, hal ini untuk menghindari penyalahgunaan bilik-bilik warnet.

7. Service
service yang baik adalah warnet yang lengkap fasilitasnya. Warnet yang bisa menyediakan minuman dingin, snack, toilet bahkan mushola. Warnet yang menyediakan jasa : printer, scanner, cetak photo dan masih banyak lagi.

Simulasi Laba Usaha Warnet 1 dalam Bulan :

• Pemasukan
Sewa Internet : Rp. 9.000.000,00
Softdrink & Snack : Rp. 300.000,00
Total : Rp. 9.300.000,00

• Pengeluaran
Bandwith : Rp. 1.700.000,00
Listrik : Rp. 800.000,00
Maintenance : Rp. 1.000.000,00
Gaji Operator : Rp. 1.500.000,00
Lain-lain : Rp. 200.000,00
Total : Rp. 5.700.000,00

• Keuntungan
Laba Bersih : Rp. 9.300.000,00 – Rp. 5.700.000,00
: Rp. 4.100.000,00

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s